Sunat Perempuan


“Apabila Engkau mengkhitan wanita, sisakanlah sedikit dan jangan potong (bagian kulit klitoris) semuanya, karena itu lebih bisa membuat ceria wajah dan lebih disenangi oleh suami “

Selengkapnya

Fatwa MUI tentang Sunat Perempuan


Khitan perempuan adalah makrumah, pelaksanaannya sebagai salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan.

(diktum fatwa MUI)

Selengkapnya

Manfaat Sunat Wanita


Kebersihan Organ Genital

Sunat dapat menstabilkan/menetralisir nafsu seks laki-laki dan perempuan yang disunat.

Mencegah Aroma Tidak Sedap

Sunat Perempuan mencegah Aroma Tidak Sedap yang timbul dari cairan / kotoran yang tertahan di Qulv.

Mencegah Infeksi Saluran Kencing

Sunat Perempuan Mencegah Infeksi Saluran Kencing pada vagina.

Memberikan Keceriaan

Sunat Wanita memberikan keceriaan dan kebahagiaan bagi wanita.



Selengkapnya

Status hukum khitan perempuan


Peraturan Menteri Kesehatan Nomor: 1636/ MENKES/PER/XI/2010 Tahun 2010 tentang Sunat Perempuan (“Permenkes 1636/2010”)

Mengutip pertimbangan dalam Permenkes 1636/2010 ini, diharapkan peraturan ini dapat memberikan perlindungan pada perempuan dengan pelaksanaan sunat perempuan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan agama, standar pelayanan, dan standar profesi untuk menjamin keamanan dan keselamatan perempuan yang disunat.

Pasal 1 angka 1 Permenkes 1636/2010 Sunat perempuan adalah tindakan menggores kulit yang menutupi bagian depan klitoris, tanpa melukai klitoris.

Selengkapnya

Whatsapp Customer Service kami!

Chat Us Now!

Kontak Kami!


Jangan ragu & Sungkan untuk menghubungi kami.

0858-8165-8589